PRABUMULIH – Isu dugaan perselingkuhan antar pegawai di RSUD Prabumulih kembali mencuat dan menjadi perbincangan di lingkungan internal rumah sakit milik Pemkot Prabumulih. Kabar tersebut dinilai dapat merusak citra institusi pelayanan kesehatan jika tidak ditangani dengan serius.
Informasi yang dihimpun awak media, Jumat (14/11/2025), menyebutkan adanya imbauan internal agar seluruh pegawai menghindari hubungan terlarang dengan sesama pekerja. Dugaan perselingkuhan disebut melibatkan pegawai dari beberapa bidang di rumah sakit.
Baca Juga : Assisten Pemerintahan dan Kesra Ikuti Rakor PUSDA
Jika informasi itu terbukti benar, manajemen RSUD Prabumulih dan Pemkot Prabumulih diminta memberi perhatian serius agar kualitas pelayanan tetap terjaga.
Direktur RSUD Tegaskan Belum Ada Laporan Masuk
Direktur RSUD Prabumulih, drg Sriwidiastuti, menegaskan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi terkait isu yang kembali mencuat tersebut.
“Kalau laporannya ke Direktur belum ada. Tetapi pada 2022, pernah ada aduan perselingkuhan. Waktu itu langsung kami mediasi, beri teguran, dan melakukan rolling ruang kerja,” ujarnya.
Baca Juga : Pria di Muara Enim Jadi Korban Begal oleh Teman Sendiri, Pelaku Ditangkap Polisi
Ia memastikan isu terbaru ini belum disampaikan oleh pegawai manapun.
“Kalau yang baru ini, terus terang belum ada laporan ke Direktur,” tegasnya.
Manajemen Minta Pegawai Jaga Etika dan Profesionalitas
Sriwidiastuti menegaskan bahwa manajemen RSUD secara berkala mengingatkan seluruh pegawai untuk menjaga etika, profesionalitas, serta menghindari tindakan yang dapat mencoreng nama baik RSUD Prabumulih maupun Pemkot Prabumulih.
Menurutnya, rumah sakit merupakan fasilitas publik yang menuntut integritas dan kepercayaan masyarakat, sehingga seluruh pegawai wajib menjaga perilaku selama bertugas.






