Prabumulih — Upaya pencarian terhadap Nabila Cantika, bocah berusia 5 tahun yang hilang secara misterius di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, terus diperluas. Memasuki hari ketiga pencarian, Basarnas bersama tim gabungan menyisir wilayah darat dan aliran Sungai Lematang untuk menemukan keberadaan korban.
Kronologi Hilangnya Nabila
Peristiwa hilangnya Nabila terjadi pada Rabu (3/12) sore di Kelurahan Payuputat, Kecamatan Prabumulih Barat. Sekitar pukul 17.30 WIB, Nabila sempat terlihat oleh kakeknya, Mayusup, di depan warung milik Mat Nuar.
Saat itu, sang kakek meminta cucunya pulang karena hari mulai gelap. Nabila berjalan pulang sendirian. Namun satu jam kemudian, sekitar pukul 18.30 WIB, ibu kandungnya, Hentriani (35), merasa curiga karena putrinya tak kunjung kembali.
Kabar hilangnya bocah ini cepat menyebar. Warga turun berbondong-bondong melakukan pencarian, mulai dari permukiman warga, tepi Sungai Lematang, hingga area pemakaman yang dianggap keramat.
Baca Juga : Wali Kota Arlan Tinjau Lokasi Banjir di Gunung Ibul
Pencarian Diperluas Hingga 15 Kilometer
Kepala Basarnas Sumsel, Raymond Konstaantin, menjelaskan bahwa pencarian sudah berlangsung sejak Kamis dan melibatkan Tim SAR Gabungan, terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, Damkar, Tagana, Faji, BPBD, serta masyarakat.
Hingga hari ketiga, korban belum ditemukan, sehingga area pencarian diperluas.
“Kami membagi tim menjadi dua Search And Rescue Unit (SRU). SRU 1 menyisir Sungai Lematang menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat sejauh 15 kilometer ke arah timur, termasuk melakukan manuver di titik-titik yang dicurigai,” ujar Raymond, Jumat (5/12/2025).
![]()
Manuver perahu dilakukan untuk menciptakan gelombang air yang dapat mengangkat benda-benda di dasar sungai, termasuk jika korban berada di dalam air.
Tim Darat Sasar Permukiman dan Pinggir Sungai
Sementara itu, SRU 2 melakukan pencarian melalui jalur darat. Tim menyisir pinggir sungai, area permukiman, serta melakukan penyebaran informasi kepada warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Lematang.
Baca Juga : PN Prabumulih Selesaikan Kasus Pencurian
Raymond memastikan koordinasi antarinstansi berjalan intensif agar pencarian Nabila semakin efektif.
“Kami terus berkoordinasi dan memperluas pencarian setiap hari. Informasi dari masyarakat sangat membantu,” tegasnya.
Warga Masih Berharap Nabila Segera Ditemukan
Hilangnya Nabila menyisakan duka dan kecemasan di tengah warga Payuputat. Hingga kini, masyarakat masih ikut serta membantu pencarian, berharap bocah tersebut dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Pencarian akan terus dilanjutkan hingga batas waktu yang ditentukan atau sampai korban ditemukan.






